Selasa, 03 Maret 2009

Cara Dapat Uang dari eBook

Oleh Rahmat*

Setiap orang memiliki pengalaman, ilmu, dan keterampilan.
Selain digunakan untuk bekerja dan berbisnis, bisa dijuga
digunakan untuk mencari uang. Caranya ialah dengan ditulis
ke dalam sebuah ebook.

Bagaimana cara mencari uang dari sebuah ebook?

Yang pertama ialah dengan menjualnya. Ini adalah cara
tercepat mendapatkan uang. Begitu selesai, Anda langsung
bisa menjualnya. Tanpa repot-repot mencetaknya. Dijaman
digital ini, minat terhadap ebook semakin tinggi sebab
di satu sisi memberikan kepraktisan. Bayangkan, puluhan
bahkan ratusan ebook bisa dalam satu genggaman.

Yang kedua ialah dengan menjual ruang iklan dalam ebook
tersebut. Anda bisa menawarkan ruang iklan pada ebook Anda.
Tentu saja iklan untuk produk atau jasa yang sesuai dengan
tema ebook Anda. Anda bisa mendapatkan penghasilan ganda,
yaitu menjual ebook dan menjual iklan sekaligus.

Yang ketiga adalah sebagai alat pemasaran viral. Ada dua
cara bagaimana Anda membuat ebook Anda sebagai alat
pemasaran viral. Yang pertama dengan membagikannya secara
gratis. Yang kedua dengan cara memberikan hak jual kepada
pembeli Anda. Sehingga mereka akan menjual ebook Anda
kepada orang lain. Pesan pemasaran Anda akan terus terbawa
oleh ebook tersebut.

Yang keempat ialah untuk membangun mailing list. Tawarkan
ebook gratis dengan syarat bergabung dengan mailing list
Anda. Sebagai contoh, saya bisa membangun mailing list
dengan jumlah member 4.450 orang (saat artikel ini ditulis).
Silahkan buktikan di
http://groups.yahoo.com/group/bmmi/

Selamat Menulis eBook. Jika memerlukan panduan, silahkan
kunjungi
www.usahaterbaik.com/?ref=naib
Rahmat
Penulis eBook Usaha Terbaik
Cara Mudah Menulis dan menjual eBook
www.usahaterbaik.com/?ref=naib

Senin, 02 Maret 2009

"Hargai Apa Yang Kita Miliki" Oleh Anne Ahira

Pernahkah anda mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi
buta dan tuli. Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar.

Nah, dalam kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi
seperti itu. Seandainya Helen Kehler diberi pilihan, pasti
dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal. Namun
siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki
semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi
dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu
menjalani kehidupan sebagaimana manusia normal lainnya,
meski itu teramat sulit dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen
Kehler:

"It would be a blessing if each person could be blind and
deaf for a few days during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to experience the joy
of sound".

Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah bila setiap
orang yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan
tuli beberapa hari saja. Dengan demikian, setiap orang akan
lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar
suara!

Sekarang, coba Anda bayangkan sejenak....

......Anda menjadi seorang yang buta dan tuli
selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut.
Jangan biarkan diri Anda melihat atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Anda tidak bisa melihat
indahnya dunia, Anda tidak bisa melihat terangnya
matahari, birunya langit, dan bahkan Anda tidak bisa
menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Anda? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa
betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang
kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita.

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan
demi keluhan. Hingga tidak pernah menghargai apa yang
sudah kita miliki. Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki
merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati oleh
orang lain.

Ya! Kemewahan untuk orang lain!

Coba Anda renungkan, bagaimana orang yang tidak
memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah kemewahan yang
luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan
bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu
melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang
menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu
menghargai apa yang kita miliki, hal-hal yang sudah ada
dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup
dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!

Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif dan
menjadi seorang manusia yang lebih baik. :-)